Translate this written according your language!

Selasa, 05 April 2016

RAHASIA SUKSES STUDI DALAM NEGERI



Bagi anda yang sedang kuliah baik di S:1 bisa diselesaikan dalam tempo 3 tahun setengah, atau pun  kuliah di Magister bisa juga diselesaikan satu tahun setengah, tiga semester kuliah di kelas sambil menyusun tesis, namun sedikit yang bisa selesai tepat waktu. Alasannya bermacam-macam. Mahasiswa/i biasanya bisa menyelesaikan perkuliahan di kelas, namun sulit saat menulis proposal skripsi dan tesis. Tesis bisa selesai di semester tiga jika mahasiswa sudah menetapkan fokus bahasan sejak semester satu. Pada semester dua sudah menyiapkan proposal dan buku-buku sumber rujukan yang diperlukan seperti dari buku-buku, Jurnal, Koran, atau Website yang menyediakan jasa e book ilmiah.
Jika kita sederhanakan lagi, rahasia sukses studi S:1 atau Magister terkait dua hal, yaitu mata kuliah skripsi atau tesis. Untuk selesai keduanya, mahasiswa/i  harus belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh, banyak membaca dan tentu menulis skripsi atau tesisnya bab demi babUntuk magister mahasiswa mengikuti 15 mata kuliah selama tiga semester, dengan mayoritas 3 sks per mata kuliah dan lima mata kuliah setiap semester. Sedikit jumlah mahasiswa yang gagal dalam pemerolehan nilai sks mata kuliah selama tiga semester ini, umumnya berhasil. Selama tiga semester mahasiswa harus berhubungan baik dengan dosen, buku, perpustakaan, dan sesama mahasiswa. Mahasiswa juga harus mengerjakan tugas dan ujian dengan baik baik secara tulis maupun secara lisan. Tugas dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri sebelum ujian, sehingga nanti anda mendapat nilai yang memuaskan.
Jika melihat geliat semangat mahasiswa saat ini sangatlah mengalami discontinuity and change dalam mengerjakan sebuah tugas bernama skripsi dan tesis. Perlu diingat bahwa rahasia sukses dalam mengerjakan skripsi maupun tesis terkait dengan beberapa kata kunci sebagai berikut. Proposal, dosen pembimbing, buku dan perpustakaan, metode penelitian, teori peneltian, waktu membaca dan waktu menulis, ruangan dan meja menulis, peta konsep, dan ide penulis. Seperti dikatakan dalam sebuah tulisan dari Mayland Community College, Developing Effective Study Habits (2002). Disana tertulis bahwa, “Good study habits include many different skills: time management, selfdiscipline, concentration, memorization, organization, and effort. Desire to succeed is important, too”.
Untuk penulisan proposal skripsi maupun tesis sebaiknya sudah diawali dari pembuatan proposal di semester dua melalui mata kuliah seminar proposal bahkan semester satu pada metodologi penelitian. Sistem ini sebenarnya sengaja dibuat agar mahasiswa selesai tepat pada waktunya. Begitu juga dosen pembimbing tentu berbeda dengan saat anda kuliah, pada saat skripsi ataupun tesis ini mahasiswa/i harus intensif berhubungan dengan dosen pembimbing dalam arti hubungan ideologis. Menulis skrpsi maupun tesis, bab perbab, koreksi dosen, perbaikan mahasiswa, demikian seterusnya, hingga skripsi atau tesis dianggap siap untuk diujikan dimana ujians kripsi atau tesis berlangsung.
Tentu tidak semudah yang dibayangkan proses bimbingan dengan dosen. Masalah seperti waktu bertemu, tuntutan mutu tesis, dan kesibukan dosen dan mahasiswa harus diselesaikan atau dihadapi mahasiswa/i dengan pikiran positif dan yakin bisa. Selanjutnya rahasia mahasiswa/i adalah maslah buku dan perpustakaan. Pada episode ini mahasiswa/i harus terbiasa bercengkrama dengan buku mulai dari pencarian, pembelian, mengoleksi, hingga membaca buku-buku sumber utama dan pendukung skripsi atau tesis. Buku bagi mahasiswa/i ibarat mobil bagi sopir atau pesawat bagi pilot dan kereta bagi masinis. Sepertinya tak bisa dipisahkan.
Penelitian didukung oleh landasan teori dan konsep yang bersumber dari buku dan jurnal. Teori membimbing arah penelitian menuju alur yang benar. Teori bagi penelitian ibarat ring bagi petinju atau kompas bagi petualang. Metode penelitian selalu terkait dengan cara pengumpulan dan pengolahan data. Pemilihan metode harus disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa. Kuantitatif memerlukan kecerdasan matematik sedangkan kualitatif memerlukan kecerdasan sosial, dan keduanya memerlukan kecerdasan analitik. Membaca dan menulis, umumnya mahasiswa magister yang sudah bekerja dan berkeluarga. Status ini sering menjadi alasan sulitnya membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan dan keluarga; antara tesis dan pekerjaan dan keluarga.
Maka, sesungguhnya, kuliah S2 lebih dari sekedar kemampuan teknis dan keterampilan menulis serta penguasaan substansi dan metode, melainkan membutuhkan kecerdasan emosional dan sosial. Kecerdasan emosional terkait kemampuan mengatur diri dan kecerdasan sosial tentang kemampuan berhubungan dengan orang lain, misalnya dengan dosen pembimbing dan keluarga, sementara kecerdasan spiritual merupakan suatu kebutuhan dalam kesehariannya.
Sangat penting juga mengetahui rahasia sukses studi selanjutnya yaitu, anda harus memiliki ruangan dan meja menulis. Memiliki ruangan khusus membaca dan menulis sesederhana apa pun, akan membantu kelancaran penulisan skripsi atau tesis. Ruangan dan meja membantu kenyamanan saat membaca dan menulis sehingga bisa bertahan dalam waktu yang lama. Sebaliknya, mahasiswa akan malas membaca dan menulis jika tidak ada tempat yang nyaman.
Kalau yang satu ini, anda sebagai mahasiswa/i harus memiliki sebuah ide untuk menulis. Mahasiswa/i perlu melatih critical thinking saat membaca dan menulis bukan sekedar menyusun ide-ide orang lain. Dengan demikian, skripsi / tesis berisikumpulan ide-ide para pakar sekaligus pendapat penulis setelah melakukan refleksi dan sintesa ide-ide orang lain. Ide penulis bisa diletakan di awal tulisan, tengah maupun akhir tulisan. Diusahakan dalam setiap halaman ada ide penulis, baik kalimat pembuka, penutup, penghubung, maupun penyimpul.
Rahasia yang terakhir adalah, anda harus membuat mint map (Peta konsep). Begitu banyak data dikumpulkan oleh mahasiswa terkait fokus penelitian. Tugas pentingnya adalah menyusun data terserak tersebut menjadi konsep utuh dan terstruktur. Karena itulah, mahasiswa/i perlu membuat peta konsep tertentu terkait skripsi / tesis, yang bisa jadi lebih dari tiga, apakah terkait masalah, teori, metode, atau temuan dan pembahasan penelitian, dan seterusnya.
Keimpulannya adalah bahwa ritme belajar mahasiswa saat kuliah dan saat menggarap skripsi/tesis harus tetap stabil. Kebiasaan baik terkait pribadi, bekerja, belajar, dan keterampilan belajar harus terus dijaga sampai garis finis kuliah, sebagaimana diuraikan oleh Mac Knight dalam bukunya Good Habits, Good Students; A Complete Guide for Students Who Want to Succeed(2006) bahwa dikatakan : Sukses adalah harga yang pantas bagi orang yang sungguh-sungguh belajar dan berkorban. Semoga saja kita didalamnya. 

(Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Rabu 06 April 2016)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar