PROFIL PENULIS
Ia dilahirkan dipulau Sumatera dan dibesarkan dipulau Jawa; yaitu lahir di
Jl. Tajul
Arasy Tayas, Ds. Srimenanti, Kec. Tj.
Raja, Kab. LU, pada 29 Maret 1990. Dari pasangan kedua orang tua :
Ayah: H. Moh. Ali Manshur, AS (02 Februari,
1962) Ibu: Siti Na’shoh (16 September 1971).
Di Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan
Kalijaga, Yogyakarta ini, selain dikenal sebagai penulis, juga dikenal sebagai
Motivator, dan Da’i. Karya non fiksi
pertamanya sudah terjual 5000 eksemplar dan banyak diminati. Sementara karya
fiksi pertamanya adalah buku berjudul epistemologi pendidikan Ghazalian.
Penulis
yang akrab
disapa dengan panggilan “Bung Ezi” dalam dunia akademik ini, memulai
pendidikan dasar dan menengahnya di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Syu’abul hikmah
& Sekolah Dasar (SD) Srimenanti, dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Srimenanti,
sambil belajar al-Qur’an dan kitab dasar dengan ayahnya. Dan pada tahun 2006,
ia merantau ke Kota persilatan (Debus), Serang, Banten, Jawa Barat, untuk
belajar di Madrasah Aliyah (MA) Nurul
Huda Baros, sambil Nyantri di pondok Riyadul Awamil Cangkudu, Lulus pada tahun
2009. Setelah itu ia melanjutkan pengembaraan intelektualnya ke Fakultas
Tarbiyah, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Institut Agama Islam Tribakti
Kediri (IAIT) Jawa Timur. Sambil Nyantri di pondok Lirboyo, lulus tahun 2013.
Melanjutkan perjalanan pengetahuannya ke Fakultas Tarbiyah konsentrasi
Pemikiran Pendidikan Islam (PPI), di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga,
Yogyakarta. Sambil asrama di Baitul Hikmah Krapyak, Yogyakarta. Keluar tahun
2016.
Ketika
menempuh studi di Jawa Timur, Gus Ezi pernah menjadi pemimpin di Bidang 1 : Nalar & Intelektual dan di BEM-I sebagai ketua
menteri luar negeri dan ia juga pernah menjadi ketua Ospek mahasiswa baru di
Kampus IAIT, sementara diluar kampus ia pernah menjadi Guru
Les PAUD / SD / SMK,
bahkan Bung Ezi sebagai
pendiri dan pengajar di Lembaga Pelatihan Dai Muda (LPDM) di Pesantren HM Putra
Al-Mahrusiyyah Lirboyo, ia juga memiliki hobi sebagai Penyiar Radio
(Broadcaster) di 100,9 Bonanza FM dan Presenter di JTV Kediri, di pesantren Bung Ezi menjadi
Pengurus Departemen Pendidikan Pondok Pesantren
HM Putra Al-Mahrusiyyah Lirboyo.
Dan
disela-sela aktivitasnya, ia sangat aktif menjadi moderator seminar bedah
kitab”Relevansi Kitab Ta’lim Muta’alim di Era Modern” di Kampus IAIT Kediri,
Menjadi pemateri seminar “Keislaman dan Keindonesiaan” di Kampus STAIN, Kediri.
Juga menjadi moderator seminar “Kulturasi Pendidikan Tradisional Budaya
Pesantren di Era Modern”di Ponpes HM Al-Mahrusiyyah Kediri, dan ia pernah
menjadi pemateri Pelatihan “Gender & Peminisme” di Kampus UNP Kediri.
Setelah
usai pencarian intelektual di Kediri, ia mulai mengembangkan wawasanya di
Yogyakarta, selain juga kuliah, ia Aktivis Produksi Pengetahuan di CISS (Center
Islamic Studies
and saince) atau IKMP UIN Sunan Kalijaga. Diluar akademik, ia terpilih sebagai
Ketua Asrama Baitul Hikmah Krapyak Yogyakarta dan mendirikan PAKFIS (Pusat
Kajian Filsafat Pendidikan Islam). Sementara itu ia lebih sering menjadi
Moderator Kajian Bulanan Gusdurian Jogja (KBGJ) “Iskam Nusantara dan
Pribumisasi Islam (antara Madzhab dan Manhaj) di Yayasan Pendopo Lkis, dan
pernah menjadi Moderator Seminar bedah buku “Injil Vs Manaqib” di Pascasarjana
UIN Sunan Kalijaga, juga menjadi pembicara dalam seminar MEA (Masyarakat
Ekonomi
Asean) Batu Sandungan atau Batu Loncatan
di Fakultas FISIPOL UGM dan pernah juga menjadi pemateri seminar Tasawuf
Postmodernisme di Kampus UMY, dan pernah menjadi pemateri Kecerdasan Ma’rifat
di Lembaga CISS (Center Islamic Studies and Since) UIN Sunan Kalijaga. Menjadi
pemantik didalam saresehan bertemakan “Postmodern” di Griya Gusdurian
Yogyakarta.
Bung Ezi, semasa MTS dan MA, pernah mendapatkan Juara I Dakwah Tingkat Sekolah
se-Kabupaten Serang, (2007), Juara II (MSQ) Musyabaqoh Sarhil Quran Kab.
Cilegon, 2008, Juara I (MSQ) Musyabaqoh Sarhil Quran se-Provinsi Banten, (2009)
dan Juara I (MSQ) Musyabaqoh Sarhil Quran pada MTQ se-Kota Kediri, (2012). Dan
juara 1 se DIY, Yogyakrta (2014). Selama
studi, ia telah menghasilkan beberapa karya diantaranya, Beberapa buku, Jurnal,
bulletin yang telah di publikasikan adalah : Buku : “Jurus Jitu Dai
Profesional”, Aziziah, Lirboyo Press, Kediri, 2013. Buku Novel: “Mahasantri”
(Menggapai sukses Dunia Akherat), penerbit Divo Nusantara, 2015,
Buku : “Epistemologi
Pendidikan Ghazalian”
Penerbit Divo Nusantara, 2015. Buku : “Sekedar Melanjutkan” (Essay Bersama),
Santri Gusdur Press, Digitalisasi, t.t.2015, Buku, Sejarah Kampung Inggris Pare
Indonesia, Divo Nusantara, Yogyakarta, 2016. Jurnal
: “Analisis
perananan keagamaan terhadap peserta didik dalam proses pendidikan bahasa
Inggris” (Studi Kasus Pendidikan di Kampung Inggris, Pare Jawa Timur), AICIS
2015, Poster sessen, t.t. Sebagai editor dan co-autor buku : “Injil vs Manakib”
(Studi Perbandingan antara kemukjizatan dalam perjanjian baru dengan karamah
Syekh ‘Abd al-Qadir Jailani), Penerbit Divo Nusantara, 2015. Bulletin, Belajar
Menjaga Lingkungan Hidup, Universitas Islam Indonesia (Ulul albab), Yogyakarta,
2015. Tuhan Tidak Pernah Bohong Bulletin Santri Gusdur Yogyakrta, 2015. Dan
buku yang akan terbit selanjutnya: “Kampung Inggris pertama di Indonesia”,
Filsafat Nahwuistik,
The Philosophy of Education, dan
lain-lain.
Untuk konsultasi, seputar
kursusan di Pare, Tutor, Tempat, Pembelajaran dan lain-lain, penulis bersedia
bertukar pengalaman dengan senang hati.
Anda bisa menghubungi kami di Facebook : @Moh Abdul Aziz Nawawi. gmail :
syuabulhikmah@gmail.com atau bisa hubungi : 085853383800.





Alayyyy beuty :P
BalasHapusmakasih kakak Efrida...tetap semangat kaka hehehe...terus yang rajin kuliahnya juga ya...?
BalasHapusGreat!
BalasHapusGreat!
BalasHapuswong Tayas iki...
BalasHapusU are welcome semuannya.
BalasHapusAsli Wong Tayas rekomainded
BalasHapus:)
BalasHapussukses bg
aamiinn...kakak Efrida
BalasHapushalo kak,,kalo kakak liat , masih inget kan yg kakak suruh jadi moderator pas kakak presentasi di pondok pesantren saya, next time kesini lagi ya kak,ke pondok Raudlatul muta'alimin jagalan 62 Kudus ,semangatt bung ezi,, see u,dpt salam dari anak² pondok.
BalasHapus