Translate this written according your language!

Jumat, 29 April 2016

KARAKTER PEMIMPIN YANG SANGAT LUAR BIASA



Menarik sebetulnya jika membahas  pemimpin yang tentu tidak akan ada habinya untuk dibicarakan, pemimpin yang dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat sangat sulit untuk didapatkan, karena segala yang dijalankan pemimpin hanya berhubungan untuk mengendalikan, mengontrol, menata dan mengatur kehidupan yang terjadi. Pada suatu negara sangat dibutuhkan pemimpin yang selalu mampu mempertanggung-jawabkan seluruh kebijakannya, entah dalam pemilihan kebijakan terjadi kesalahan kecil atau terdapat hal-hal baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan kehidupan bermasyarakat, adil dan makmur.
Senantiasa pemimpin selalu memiliki beban tanggung jawab yang berat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, terkadang pada saat menentukan kebijakan sering terjadi kesalahan, mungkin ada kebingungan atau ketidakpastian sewaktu menganalisa sebuah permasalahan dan pencarian atas solusi dari tiap permasalahan. Beberapa kriteria pemimpin yang dibutuhkan guna meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat diantaranya : pertama, memiliki orientasi yang jelas “adanya perencanaann, proses dan kinerja yang professional”. Kedua, mengelola, mengatur dan melestarikan sumber daya secara transparan “adanya laporan yang detail pada setiap kinerja”. Ketiga, melalu menjaga nilai-nilai keadilan “tidak membeda-bedakan stratifikasi sosial, politik dan keagamaan”. Keempat, mampu menganalisa tiap permasalahan dan meninjau solusi yang tepat, tanpa terjadi sedikit kesalahan dalam melaksanakan kinerjanya.

Saat seseorang memutuskan (baik secara sadar atau tidak) untuk mengikuti kepemimpinan anda, keputusan itu terutama karena satu atau dua hal berikut : karakter anda atau kemampuan anda. Mereka ingin memastikan apakah anda adalah seseorang yang pantas mereka ikuti, atau apakah anda memiliki kemampuan untuk membawa mereka pada keberhasilan. Tentu ada banyak pertimbangan, namun kali ini kita akan memusatkan perhatian pada analisis untuk mengetahui macam-macam karakter yang membuat orang lain mengikuti kepemimpinan anda.
 Pertama, Memiliki Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang anda katakan. Integritas membuat anda dapat dipercaya. Integritas membuat orang lain mengandalkan anda. Integritas adalah penepatan janji-janji anda. Satu hal yang membuat sebagian besar orang enggan mengikuti anda adalah bila mereka tak sepenuhnya merasa yakin bahwa anda akan membawa mereka menuju ke tujuan yang anda janjikan. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang mempunyai integritas ?
Kedua, Harus Optimis, takkan ada orang yang mau mengikuti anda bila anda memandang suram masa depan. Mereka hanya mau mengikuti seseorang yang bisa melihat masa depan dan memberitahukan pada mereka bahwa di depan sana terbentang tempat yang lebih baik, dan mereka dapat mencapai tempat itu. Apakah anda melihat gelas itu separuh kosong ? Bila ya, anda adalah seorang pesimis. Apakah anda melihat gelas itu separuh berisi ? Bila ya, anda adalah seorang optimis. Apakah anda melihatnya sebagai segelas penuh ; yaitu separuh berisi air dan separuh lagi berisi udara ? Maka anda adalah seorang yang super optimis. Apakah anda dikenal sebagai seorang yang optimis ?
Ketiga, Menyukai Perubahan, Pemimpin adalah mereka yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Sedangkan pengikut lebih suka untuk tinggal di tempat mereka sendiri. Pemimpin melihat adanya kebaikan di balik perubahan dan mengkomunikasikannya dengan para pengikut mereka. Jika anda tidak berubah, anda takkan tumbuh. Apakah anda anda dikenal sebagai seseorang yang memicu perubahan ?
Keempat, Berani Menghadapi Resiko, Kapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, kita mengambil resiko. Keberanian untuk mengambil resiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting.Kebanyak orang menghindari resiko. Karena itu, mereka bukan pemimpin. Para pemimpin menghitung resiko dan keuntungan yang ada di balik resiko. Mereka mengkomunikasikannya pada pengikut mereka dan melangkah pada hari esok yang lebih baik. Apakah anda dikenal sebagai seorang yang berani mengambil resiko ?
Kelima, Tekun, Kecenderungan dari pengikut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, "Jika anda gagal di langkah pertama, sudahlah menyerahlah saja." Jelas saja mereka melakukan itu, karena mereka bukan pemimpin. Para pemimpin itu tahu apa yang ada di balik tembok batu, dan mereka akan selalu berusaha menggapainya. Lalu mereka mengajak orang lain untuk terus berusaha. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang ulet, tangguh, dan berdaya tahan tinggi?
Keenam, Katalistik, Seorang pemimpin adalah seseorang yang secara luar biasa mampu menggerakkan orang lain untuk melangkah. Mereka bisa mengajak orang lain keluar dari zone kenyamanan dan bergerak menuju tujuan mereka. Mereka mampu membangkitkan gairah, antusiasme, dan tindakan dari para pengikut. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang mampu menggerakkan orang lain?

Ketujuh, Berdedikasi, Para pengikut menginginkan seseorang yang lebih mencurahkan perhatian dan komit ketimbang diri mereka sendiri. Pengikut akan mengikuti pemimpin yang senantiasa bekerja dan berdedikasi karena mereka melihat betapa pentingnya pencapaian tugas-tugas dan tujuan. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang komit dan senantiasa mencurahkan perhatian anda pada tujuan ? Karakter kepemimpinan diatas tidaklah diperoleh seseorang begitu saja ketika dia lahir, namun dari proses kegagalan, beradaptasi dan terus bertumbuh. Teruskan semangat untuk terus belajar menjadi pemimpin sejati yang luar biasa !
Dan potret pemimpin yang demokratis yang mampu  mengarahkan mitranya untuk progresif dan dinamis. Lebih lanjut menyampaikan criteria dari pemimpin demokratis dengan ciri-ciri sebagai berikut : Pertama, pemimpin harus peka terhadap linkungannya karena ia dapat memotivasi mitranya dengan memahami secara integral mitra kerja pemimpin yang memiliki sikap apatis cenderung tidak bekerja professional, karena ia memandang segalanya dapat dikerjakan sendiri dan kurang menghargai serta tidak berkeinginan kuat mengembangkan potensi mitranya.
Kedua, pemimpin harus memiliki keilmuan yang luas agar ia memiliki wibawa, pemimpin yang hanya mengandalkan mitranya cenderung lemah etos kerjanya. Menurut Kuntowijiyo perlu berpegang pada etika ekonomi yang meliputi kesadaran untuk mengukuhkan bahwa manusia adalah makhluk teomorfik, dimana manusia sadar bahwa dirinya makhluk illahiah, untuk itu ia harus harus berakhlak meniru akhlak Allah dan manusia harus mengukuhkan fungsi tauhid secara integrative bahwa aktivitas yang dijalani adalah amanah. Sampai jumpa besok yaa...? semoga terus istiqomah dalam menulis. Seknas, Gusdurian, Yogyakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar